Tuesday, October 07, 2008

Berlebaran di Sepanjang

Seperti halnya ketika berlebaran di Banyuwangi, ketika ke Sepanjangpun ritual saling memaafkan tak lupa dilakukan, khususnya kepada ibu kami tercinta.
Disana sudah berkumpul sanak saudara lengkap anak-anaknya yang juga sekaligus jadi ajang berkumpul mereka.
Canda tawa bermain bersama membuat mereka jadi sangat akrab, sekalipun hampir setahun tak bertemu.
Kakak tertua dan nomer 2 yang tinggal di Sepanjang, juga adik yang tinggal di Sampang, Jombang serta Mojokerto, semuanya berkumpul menjadi satu, untuk saling bercengkerama sambil menikmati hidangan sederhan yang sudah dipersiapkan.
Jadi teringat ketika masa kecil dahulu ketika masih berkumpul bersama.
Setelah itu dilanjutkan dengan bersilaturahim ke sanak famili yang ada di Surabaya diantaranya di kawasan Petemon, Simo, Sepanjang, Kedurus dan Gayungan.
Kali ini membawa kendaraan adik yang dari Sampang, namun lagi-lagi ketika sampai di tujuan akhir mobil ngadat juga.
Yang pertama gas tak bisa dilepaas, kemudian yang paling parah, persneling tak bisa bergerak alias kecantol di posisi gigi 3.
Untunglah sang tuan rumah langsung mengeluarkan mobilnya untuk mengantarkan penunmpang yang sebagian besar anak-anak agar bis segera istirahat di rumah.
Maklum saat itu waktu sudah beranjak malam.

2 comments:

antyo rentjoko said...

sepanjang jalan kenangan? :)

..| Home of Mochamad Yusuf |.. said...

Sepanjang mana sih mbak ? Ngelom ? Kalijaten ? Geluran ? Taman ?