Thursday, August 16, 2007

1 comments:

Asta Qauliyah said...

Wah, masih juga merasakan kemerdekaan pak Dhany? Heheehe
Di zaman sekarang, menurut saya, semakin sulit menerjemahkan kemerdekaan itu sebagai apa atau seperti bagaimana. Ynag pasti, pada setiap langkah, ada jejak syukur tak terhingga yang selalu terucap untuk anugerahNya yang tak kunjung henti. Mari berbuat!