Thursday, February 21, 2008

Ayat ayat cinta


Membaca novel adalah salah satu pekerjaan yang paling tak kusuka, kalaupun terpaksa membaca itupun karena tak ada bahan bacaan lain.
Dan selama ini baru 1 buah novel yang terbaca tuntas yaitu SUPERNOVA punya De.
Dan itupun membutuhkan waktu hampir 5 hari untuk menuntaskan novel yang tak begitu tebal.
Tentu kalau dibandingkan dengan ibunya anak-anak sangat jauh.
Novel impor yang tebalnya hampir 5 senti dilahap hanya dalam 3 hari.
Jadi tak heran, kalau sekarang harus berkacamata.
Ketika banyak teman membicarakan novel ini, tak terbersit sedikitpun keinginan tuk meliriknya.
Sekalipun sudah ditayangkan di sinetron, tak sekalipun menyaksikan.
Namun ketika minggu kemaren pulang dari Gramedia di Jember, dalam kantong belanjaan mami ada novel itu, mulailah iseng membaca resensinya.
Menarik...
Introductionnya... kok asyik
Bab I..., seakan berada di mesir
Bab II..., merasakan indahnya berteman
Bab III..., bertetangga dst..
Sampai hari ini baru Bab IV...
Rasanya semakin sayang kalau sedikit waktu tersisa tak digunakan untuk Novel yang diberi juluk sebagai penggugah jiwa.

Semoga bisa sampai tamat..
dan semoga nilai keindahan dan kebaikan mengendap disanubari, dan terefleksi dalam keseharian.

2 comments:

eenx said...

wah, kalo aku lebih pilih nonton filmnya aja dah, baca novel aku kurang bisa berimajinasi, ditambah lagi aku kurang suka membaca.

dewok said...

Kemaren bru dr gramed, nyari2 kado buat temen yg ultah. Eh ga sngaja nemu novel ini, kovernya bagus, liat2 isinya boleh juga nih. Intip endingnya skilas kok sedih ya... ditaro lg bukunya ga jd beli :)